Dalam selebrasinya ia turut mencium tato yang berada pada lengannya. Ia mengungkapkan bahwa tato tersebut adalah tato sang ibu. Ia selalu merindukannya hingga akan selalu mencium tato tersebut tiap kali berhasil mencatatkan skor. “Ada tato ibu aku yang sudah meninggal, jadi setiap aku mencetak gol, aku menciumnya,” ungkap Ezra.

Ditemui terpisah pelatih Bojan Hodak turut memaparkan keputusannya memasukkan Ezra Walian sekaligus dengan dua pemainnya yakni Arsan Makarin dan Victor Igbonefo. Arsan sendiri tercatat sebagai pemberi assist atas gol dari Ezra.

“Ya saya mengambil keputusan itu (mengganti tiga pemain sekaligus) karena secara fisik mulai menurun setelah bermain 60-70 menit. Jadi saya memasukkan tiga pemain yang segar dan itu mengubah permainan. Kami jadi tetap bisa menguasai situasi pertandingan,” papar Bojan.(***)

Baca Juga  Jelang Hadapi Persikabo 1973, Persija Dapat Tambahan Dua Amunisi