Pihaknya bersyukur karena dengan dukungan dan pendampingan dari PT Timah Tbk, mereka bisa melaksanakan budidaya siput isap dan menjadi sumber ekonomi baru bagi mereka.

“Alhamdullilah kami bersyukur dengan pendampingan dan bimbingan PT Timah Tbk, kami sudah bisa panen dan merasakan jerih payah kami ini. Semoga kedepan bisa terus berkembang,” ucapnya.

Menurutrnya, untuk pemasaran sendiri siput isap ini memiliki prospek yang kompetitif karena banyak masyarakat sekitar yang sudah siap untuk membeli siput isap yang mereka budidayakan.

“Saya bersama anggota sebanyak10 orang merasa senang dan bersyukur diajak oleh PT Timah dan terlibat langsung dalam budidaya Siput Isap ini. Program ini sangat cocok untuk di budidaya kan pada lokasi di sekitar pantai Batu Tuan ini. Selain lokasi yang cocok juga mudah untuk dibudayakan,” katanya.

Baca Juga  Komitmen Implementasikan Proses Bisnis Berkelanjutan, PT Timah Tbk Raih Gold Rank dalam ASRRAT 2023

Zulkifli menyebutkan, masyarakat disekitar Kecamatan Kundur Barat sangat senang mengkonsumsi Siput Isap karena harga yang terjangkau diolah berbagai makan juga mudah, siput isap menjadi bahan wajib pada makan khas Melayu yang disebut Lendot.

“Terima kasih kepada PT Timah yang telah membuat program pembesaran siput isap ini,tentunya ini akan sangat membantu meningkatkan ekonomi kami sebagai nelayan tradisional,” katanya. (*)