Warga Toboali Diduga Jadi Korban Malapraktik RSUD Basel, Tak Sadarkan Diri usai Operasi hingga Meninggal Dunia
“Pada saat itu orangtua saya datang ke rumah sakit dalam keadaan sehat. Awalnya cuma mau mengecek benjolan yang ada di punggung. Tapi setelah operasi, orang tua saya kritis sampai dua hari setelahnya meninggal dunia,” ujar Nadia.
Ia menceritakaan sesaat sebelum operasi dirinya sempat bertanya dengan sejumlah perawat yang ada di RSUD Bangka Selatan.
Ketika itu, dokter anestesi yang seharusnya menangani pasien tidak ada di lokasi.
Padahal dokter anestesi bertanggung jawab dalam proses pembiusan sebelum pasien menjalani operasi atau prosedur medis lainnya.
Diduga, saat operasi pembiusan dilakukan tanpa didampingi oleh dokter anestesi.
“Ibu saya dioperasi hanya dilakukan oleh dokter bedah tanpa didampingi dokter anestesi. Sedangkan yang harus memasukkan obat bius adalah dokter anestesi,” paparnya.
Untuk itu, Nadia akhirnya mencari keadilan dengan mengadu dugaan malapraktik itu ke Polres Bangka Selatan.
“Kami hanya mau mencari keadilan, supaya pasien lainnya tidak ada yang menjadi malapraktik seperti ibu saya,” pungkas Nadia.
Sementara itu hingga berita ini diturunkan, timelines.id masih berupaya mengonfirmasi manajemen RSUD Basel.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.