Dia menuturkan, hingga pekan ketiga September 2023 sebagian besar dari puluhan kegiatan itu ada yang sudah selesai 100 persen. Ini karena seluruh progres kegiatan tersebut sudah cukup baik karena tidak ada lagi proyek yang akan dilakukan tender.

“Rata-rata kami sudah kontrak itu bulan Mei, Juni dan Juli kemarin. Makanya ada yang sebagian besar 100 persen, ada juga yang sudah tinggi progresnya di atas 90 persen, karena paket-paket kegiatan kita tidak terlalu besar. Kecuali beberapa yang besar,” ujarnya.

“Yang agak besar itu ada 50 miliar, 30 miliar, kalau yang ini progresnya masih kecil, di angka 30 persen karena nilai besar, kontrak juga panjang sampai 6 bulan. Seperti Kelapa ke Pusuk, Kundi ke Pelangas, Simpang Bulin ke Petar dan Pantai Batu Rakit,” katanya. (**)

Baca Juga  Tak Mau Tragedi 2017 Terulang, Masyarakat Nelayan Tegaskan Tolak Aktivitas Tambang di Perairan Tempilang