Minnesota Dental Association mengungkapkan bahwa enamel gigi mulai terkikis jika terus-menerus terkena makanan atau minuman dengan pH 4 atau di bawahnya.

Ini artinya, minum jus jeruk nipis sekali saja bisa mengikis enamel gigi. Apalagi kalau dikonsumsi secara terus-menerus dalam jumlah banyak.

Enamel adalah lapisan keras pelindung gigi yang melindungi dentin yang sensitif. Semakin tipis lapisan enamel gigi, maka ini artinya perlindungan gigi tak lagi maksimal. Akibatnya, dentin di bawahnya akan mudah rusak dan menyebabkan rasa sakit hingga gigi berlubang.

Untuk mencegahnya, segeralah kumur-kumur setelah minum jus jeruk nipis. Setelah itu, berikan jeda setidaknya satu jam sebelum Anda menggosok gigi. Tujuannya supaya zat asam dari jeruk nipis tidak semakin menyebar dan merusak gigi.

Baca Juga  Minum Susu di Pagi Hari Untuk Diet, Apakah Sehat Untuk Tubuh?

3. Ulkus lambung

Tingginya jumlah asam sitrat pada jus jeruk nipis juga bisa memicu ulkus lambung. Ulkus lambung disebut juga dengan radang lambung, yaitu luka terbuka yang ada di lapisan lambung.

Ulkus lambung terjadi ketika lapisan yang melindungi lambung jadi menipis akibat terkena cairan pencernaan yang terlalu asam. Cairan asam, salah satunya air perasan jeruk nipis, dapat terus-menerus menggerogoti jaringan yang melapisi perut sampai menimbulkan luka yang terasa perih.

Luka pada lambung bisa terasa sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Anda mungkin juga akan merasakan sensasi terbakar di perut dan mulas saat mengalami ulkus lambung.

Oleh karena itu, pahami kondisi tubuh Anda sendiri saat minum jus jeruk nipis. Jika perut mulai terasa sakit, sebaiknya segera hentikan untuk sementara waktu sampai tubuh Anda benar-benar pulih kembali.

Baca Juga  7 Khasiat Lada Putih Untuk Kesehatan, Salah Satunya Untuk Pengobatan Jantung

Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter atau ahli gizi terpercaya untuk mengetahui seberapa banyak jus jeruk nipis yang boleh Anda konsumsi.(Dilansir dari Hellosehat.com)