Selain itu, PT Timah Tbk juga memberikan pelatihan tentang pertanian cabai bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Baru Kabupaten Bangka Selatan.

Sebagaimana diketahui untuk memenuhi kebutuhan cabai di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih didatangkan dari luar daerah. Sehingga memberikan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas pertanian penting agar dapat mengurangi tingkat ketergantungan.

Ketua Gapoktan Sinar Baru, Amir Mukimin mengatakan, mereka sangat senang mendapatkan pelatihan budidaya cabai dari PT Timah Tbk. Pasalnya, pelatihan ini sangat penting untuk menambah wawasan mereka.

“Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini kami lebih tahu cara-cara menanam dan merawat cabai, agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Karena selama ini kami hanya modal nekat untuk bertani cabai, sebab tidak ada ilmu tentang pertanian cabai,” katanya.

Baca Juga  Desa Batu Beriga Jadi Salah Satu Lokasi Pembangunan Sumur Bor PT Timah Tbk Bersama Kostrad  

Saat ini kata dia, ada sekitar 10 hektar lahan yang telah mereka tanami cabai yang dikelola sekitar 12 kelompok tani. Dalam satu kelompok tani itu juga terdapat sekitar 7-10 orang anggota.

Dirinya sangat bersyukur PT Timah Tbk dapat memfasilitasi kegiatan tersebut untuk mereka. Ia juga memotivasi para Pokdakan untuk tetap giat menjalankan usaha pertanian cabai. Apalagi setelah mendapatkan pelatihan sehingga bisa meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

“Kami merasa sangat bermanfaat dengan adanya pelatihan ini, sebab banyak sekali ilmu dan juga pengetahuan yang dapat kami pelajari,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Paku Bahtiar Effendi mengatakan jika pelatihan semacam ini merupakan kali pertama bagi warganya.

Baca Juga  Mengurai Hambatan Hilirisasi Timah: Gagasan Segar Dr Ichwan Azwardi dalam Buku Terbarunya

“Alhamdulillah, kami sangat senang sekali dengan adanya pelatihan ini. Mudah – mudahan dengan adanya pelatihan ini, niat kami untuk menjadikan Desa Paku sebagai sentra cabai di Bangka Selatan dapat tercapai,” katanya. (*)