Ia menyampaikan posisi kapal mereka yang sedang menepi di Perairan Sungai Padang guna menghindari cuaca buruk dan ombak tinggi yang pada saat itu sedang terjadi.

Namun, keesokan harinya, Rabu (27/9/2023) sekitar pukul 07.00 WIB, istri korban Yoyok mencoba menghubungi kembali suaminya.

Hanya saja, hingga menjelang Magrib tadi kedua nelayan tersebut tidak diketahui keberadaannya.

Pukul 19.21 WIB Hasanah istri korban Yoyok melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.

Mendapatkan informasi tersebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang membuka operasi SAR Gabungan dan memberangkatkan 1 tim rescue Pos SAR Belitung dan Unit

Dengan ditemukannya kedua nelayan tersebut, maka operasi SAR Gabungan terhadap kedua nelayan lost contact resmi  ditutup.

Baca Juga  Nahas! Seorang Wanita di Desa Merawang Tewas Terjatuh ke dalam Sumur

I Made Oka Astawa selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menuturkan “saya mengucapkan terima kasih atas bantuan seluruh potensi SAR dan stakeholder yang terlibat langsung dan secara tidak langsung membantu dalam proses pencarian hingga kedua nelayan tersebut ditemukan. Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, maka operasi SAR Gabungan resmi ditutup, ” ujar I Made Oka Astawa di Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.