“Melalui proses pendampingan, Badan Karantina berhasil mendorong PT Jof Porang Nusantara asal Belinyu, Kabupaten Bangka, memproduksi porang hingga mendapatkan peminat dari negeri tirai nambu Tiongkok,” kata Herwintarti.

Dia menambahkan, Karantina Pertanian Pangkalpinang yang telah melakukan pendampingan sejak awal mendukung penuh kegiatan ekspor eksportir tersebut melalui kegiatan pelepasan ekspor bersama komoditas pertanian lainnya.

Komoditas pertanian lain yang dilepas ekspor bersamaan dengan chips porang yakni light berries white pepper, palm kernel expeller serta lada biji. Komoditas seperti light berries white pepper rencananya akan diekspor ke India, palm kernel expeller ke Thailand dan lada biji dengan tujuan Vietnam.

“Kegiatan pelepasan ekspor bertajuk “Let’s Go Ekspor Komoditas Pertanian asal Babel tujuan Cina, India, Thailand dan Vietnam ini bernilai sejumlah Rp 10,239 miliar,” ujarnya. (**)

Baca Juga  Silaturahmi ke Gubernur, Kapolda Siap Dukung Kebijakan untuk Kemajuan Bangka Belitung