“Kita mendorong agar target ekspor nasional yang Rp 300 triliun pada 2019 lalu bisa jadi Rp 1.000 triliun di 2024 karena di 2022 kemarin kita juga sudah mencapai Rp 658,2 triliun. Dengan kerja keras bersama semua elemen untuk mengakselerasi ekspor ini kita yakin bisa mencapai target itu,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel, Suganda Pandapotan Pasribu mengatakan pihaknya mendorong para pengusaha khususnya investor untuk terus bisa melakukan ekspor turunan produk pertanian dari produk baku yang ada sebelumnya.

“Investor dan pengusaha kita dorong entuk terus bisa ekspor karena jika komoditas seperti chips porang ini dikirim keluar bisa jadi bahan kosmetik dan obat-obataman sehingga hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat, pengusaha bahkan petani,” kata Suganda.

Baca Juga  Atasi Pendangkalan Alur Muara Jelitik, Pj Gubernur Siapkan Lelang Terbuka

Ia juga mengatakan Pemprov Babel juga mendorong bagaimana bisa membuat produk turunan-turunan dari komoditas pertanian ini agar ke depan bisa lebih baik untuk daerah, masyarakat dan negara.

“Kita harap ekspor komoditas pertanian ini jangan hanya perdana saja tapi terus berlanjut karena supporting dari pemerintah daerah juga terus ada,” ujarnya. (**)