Sekitar pukul 16.01 WIB, saat sedang memancing, seekor buaya secara mendadak langsung menerkam Rafles.

Sang ayah berusaha menyelamatkan anaknya dari terkaman buaya namun tidak berhasil.

Ayah korban lalu melaporkan ke warga setempat untuk meminta bantuan dan hingga dilaporkan korban belum ditemukan.

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa menyebutkan setelah ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari, Tim Rescue Kansar Pkp, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Bangka Tengah, Babinkamtibmas, Tagana Babel, Kwarda Babel, Laskar Sekaban, BKSDA dan Aparat pemerintahan desa tanah merah bergegas membawa korban menuju rumah duka di Dusun Tanah Merah.

Atas berhasil ditemukannya korban, Operasi SAR Gabungan resmi ditutup.

Baca Juga  Seorang Warga Desa Perlang Tewas Tersambar Petir, 15 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

“Terima kasih banyak kepada seluruh instansi, potensi SAR dan unsur masyarakat yang ikut terlibat dalam proses evakuasi terhadap korban yang diterkam buaya, semoga kita bisa tetap bersinergi dan selalu mendukung dalam tiap aktivitas pencarian dan pertolongan di Bangka Belitung,” tutupnya, Minggu (30/9/2023).