“Saya berharap agar anak-anak dan remaja yang mengikuti pawai obor di Desa Beruas ini dapat meneladani sifat dan kepribadian Rasulullah dalam berkehidupan sehari-hari. Hormati gurunya, cintai orang tuanya,” sebut Bupati Babar Sukirman.

Sementara itu, salah satu panitia pawai obor Desa Beruas Amir menuturkan, bahwa kegiatan ini digelar dengan maksud mengajak para masyarakat untuk mempertebal keimanan dengan meneladani kisah perjalanan hidup Rasulullah SAW.

“Maulid itu kan kelahiran Nabi, jadi kita belajar sejarah hidup beliau, perjuangannya, dan ajarannya. Peserta pawai obor sendiri ada dari anak-anak TPA sini, kalau untuk remaja juga ada yang datang dari desa sebelah sebagian, mereka mau ikutan juga,” kata Amir. (**)

Baca Juga  Meski sudah Meninggal, Korban Laka Tambang Sempat Dibawa ke Puskesmas Sekarbiru