BANGKA, TIMELINES.ID — Akibat aktivitas penambangan ilegal di kolong milik PDAM Tirta Bangka di Air Simpur dan Dam 1 Pemali Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, menyebabkan pasokan air menjadih keruh.

Air baku PDAM tampak berwarna putih susu akibat limbah yang berasal dari penambangan liar.

Kepala Bagian teknik PDAM Tirta Bangka, Suhendra kepada timelines.id Senin sore (2/10/2023) mengatakan akibat kondisi air yang kotor, PDAM Tirta Bangka harus mengalami cost produksi yang meningkat untuk menggunakan bahan kimia menjernihkan air yang akan disuplay pelanggan.

“Karena aktivitas tambangnya di atas jadi kualitas air kita kekeruhannya meningkat dari 10 menjadi 60. Mengakibatkan biaya produksi kita naik menjadi Rp 3 juta untuk penggunaan bahan kimia Penjernihan air,” kata Suhendra.

Baca Juga  Usai Ditertibkan, Tambang Liar di Sumber Air Baku DAM 1 Pemali Kembali Marak