“Setelah dicek, ternyata terlihat rambut dan kemudian diangkat dari air bahwa telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki. Kemudian diangkat ke tepi kolam dan korban ditekan bagian dada oleh warga, mengeluarkan air dari dalam mulut dan hidungnya,” ujarnya.

“Setelah diangkat dari dalam air, saksi baru mengetahui bahwa korban tenggelam itu adalah temannya. Lalu saksi dan warga yang berada di sekitar lokasi Airtelang memanggil warga sekitar untuk membawa korban ke Puskesmas Kelapa,” bebernya.

Lebih lanjut disebutkan Iptu Mahyudin, pada saat di lokasi kejadian belum dipastikan apakah korban masih dalam kondisi hidup atau sudah meninggal dunia. Tetapi saat tiba di Puskesmas Kelapa, tim medis menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Nataru 2024, Stok dan Harga Sembako di Bangka Aman

“Berdasarkan keterangan dari dokter bahwa tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban. Atas kejadian ini saya mengimbau orang tua untuk selalu memantau anaknya saat keluar rumah agar ditanya mau ke mana, jangan sampai ini terjadi lagi,” katanya.