Sementara itu, pada September 2023,  gabungan dua kota di Babel mengalami  inflasi tahun ke tahun atau year on year (y-on-y) sebesar 3,55 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 117,82.

Kepala BPS Provinsi Babel, Toto Haryanto Silitonga menjelaskan inflasi dua kota ini utamanya disumbang oleh komoditas  bahan  beras, angkutan udara, rokok  kretek  filter,  ikan  bulat,  dan  rokok putih. Sementara andil deflasi m-to-m utamanya disebabkan oleh komoditas cabai merah, bawang merah, ikan selar, cabai rawit, dan daging sapi.

“Inflasi bulanan  atau  month to month (m-to-m)  sebesar  0,90  persen. Tingkat inflasi tahun kalender atau year to date (y-to-d) sebesar 3,05 persen,” kata Toto.

Toto menjelaskan Inflasi tahun ke tahun atau  y-on-y di Kota Pangkalpinang sebesar 2,70 persen dan inflasi m-to-m sebesar 0,61  persen,  dengan  IHK  115,72.

Baca Juga  PJ Gubernur Babel Waspadai Kenaikan Sembako dan Tiket Pesawat Perayaan Cheng Beng 2023

“Inflasi  y-on-y  di  Kota  Tanjungpandan  sebesar 5,03 persen dan inflasi m-to-m sebesar 1,41 persen, dengan IHK 121,63” pungkasnya.