Namun kualitas air bakunya yang sangat memprihatinkan.

“Kalau di sana kuantitas debit aman, hanya saja kualitasnya yang kurang baik akibat kekeruhan. Butuh biaya produksi tinggi untuk penggunaan bahan kimia yang cukup besar,” kata Zubair.

Kemarau tahun ini menurut Zubair merupakan yang terparah sejak Dia menjabat sebagai Direktur Perumdam Pelangi. Dikhawatirkan jika kemarau kian panjang PDAM akan menggilir distribusi air bersih.

“Sudah 7 tahunan saya menjabat, ini (kemarau-red) yang terparah. Bahkan mesin pompa kita sempat rusak karena kondisi air baku yang turun. Takutnya kalau kelamaan kita kurang persediaan dan terpaksa menggilir distribusi air,” ujar Zubair.

Untuk itu Perumdam Pelangi menghimbau agar para pelanggan PDAM dapat lebih berhemat dalam penggunaan air bersih.

Baca Juga  Lantik 2 Kades Terpilih, Burhanudin: Kades Harus Mampu Menggali Sumber Daya Desa

Mengingat kemarau ini diperkirakan akan berlangsung lama.

“Kita sudah memasang himbauan di media-media sosial Perumdam Pelangi agar pelanggan kita lebih bijak dan berhemat dalam penggunaan air bersih. Semoga kemarau ini tidak lama sehingga pelayanan distribusi air dapat lancar,” harap Zubair. (@2! Kominfo Beltim)