Riza menjelaskan, bantuan alsintan ini sangat penting guna menjaga ketahanan pangan di wilayah tersebut, sebagai upaya Basel menuju daerah swasembada di Bangka Belitung.

“Ketahanan pangan menjadi prioritas mungkin seluruh kabupaten kota maupun provinsi. Untuk itu Pemkab Basel harus fokus ke depan karena ketahanan pangan menjadi bahan pokok dalam meneruskan perjuangan hidup,” terang Riza.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel Risvandika menyebutkan, bahwa pihaknya akan selalu mengawasi dan evaluasi setiap bantuan yang disalurkan kepada poktan, gapoktan dan kelompok pembudidaya ikan.

“Sesuai perintah bupati, kami akan tetap mengawasi setiap satu bulan sekali kepada penerima, ini kami lakukan agar peralatan yang kami salurkan tepat sasaran dalam kegunaannya,” kata Risvandika.

Baca Juga  Sambut Ramadan 1447 H, Satgas TMMD ke-127 Kebut Rehab Musala di Pulau Lepar 

Adapun bantuan alat pertanian dan perikanan yang diserahkan meliputi RMU bangunan dan mesin 5 unit, unit pengelolahan hasil komoditas pertanian 1 unit, alat pemecah jagung 2 unit, alat perontok jagung 4 unit, alat perontok padi 19 unit, traktor mini 85 unit, combine havister 3 unit, benih cabai dalam polibek sebanyak 6000.

Selain itu, ada mesin tempel 12 unit, jaring gillnet 62 unit, jaring insan 70 unit, jaring BB 8 unit, GPS 24 unit, Coolbox 24 unit, pancing 5 unit, benih lele 8 paket, nila 3 paket, gurame 1 paket, patin 1 paket, kerapu 1 paket dan tempat pengelolaan ikan 1 unit.

Kemudian bubu 9 unit, ff 250 3 unit, rawai 6 unit, PHC 564.068 liter, sapi 60 ekor, pemotong rumput 1 unit, pemotong pelepah sawit 1 unit, lapun 610 unit serta jalan produksi dan jalan usaha tani 134 unit. (**)

Baca Juga  SMA Negeri 1 Payung Gelar Sosialisasi SNBP, Ini Harapan Kepsek