Tahun Ini, Babel Jadi Daerah Uji Coba Penyaluran Pupuk Subsidi
Di samping itu, menurutnya, PT Pupuk Indonesia mengatakan tujuan program makmur ini dibentuk supaya petani ini mendapat kepastian harga pupuk yang kompetitif.
“Kemudian tepat waktu, kualitas pupuk yang sesuai dengan SNI. Jadi petani ini tidak mendapat pupuk yang abal-abal lagi. Tim petugas lapangan kami akan mengunjungi untuk melihat dan setelah di data apa kebutuhan pupuknya, berapa ton, di musim apa. Itu akan kita langsung mengedrop ke lokasi yang sudah ditetapkan dari program kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, PT Pupuk Indonesia juga akan memberikan penjelasan terkait syarat menjadi pengecer pupuk. Yaitu di antaranya memiliki KTP, NPWP, NIB dan luas bangunan menyesuaikan dari skala yang pihaknya rencanakan.
“Kami survey, kami lihat, potensinya juga, penjualannya ke mana, secara teknis tim kami di lapangan siap berkomunikasi langsung,” jelasnya.
Sementara, Bupati Babar H. Sukirman mengucapkan terima kasih kepada Direktur PT Pupuk Indonesia atas dipilihnya Babel menjadi daerah uji coba penyaluran pupuk subsidi nasional.
“Sekarang uji coba dipilih ke Babel karena terpadu dalam satu pulau. Dan keluhan dari masyarakat juga telah disampaikan kepada kami, mereka datang ke sini ini untuk memutus mata rantai dari penyalur. Dengan adanya BUMN dan timnya sudah datang ke sini, kita segera tindaklanjuti. Untuk teknisnya, diharapkan kepada dinas terkait untuk dibahas lebih lanjut,” katanya. (**)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.