Dia menjelaskan, La Ode berhasil ditemukan Tim SAR setelah melakukan pencarian selama 3 jam di laut Perairan Tuing. La Ode ditemukan pada titik koordinat 01° 36° 695° S , 106° 07° 996° E dalam keadaan terombang ambing di atas kapal yang sedang lego jangkar.

“Kemudian personel gabungan langsung mengevakuasi korban menuju kediamannya di Lingkungan Nelayan 1 Kecamatan Sungailiat dan pada pukul 16.09 WIB korban diserahkan ke pihak keluarganya,” kata Iptu Andy.

Sebelumnya, La Ode Sahrin Sani dinyatakan hilang pada Sabtu malam (7/10/2023). Iwan, anak korban melaporkan putus kontak dengan ayahnya yang membawa KM Mawar II saat sedang memancing ikan.

Iwan sempat menelepon nomor handphone miliknya ayahnya namun tidak mendapat jawaban. Mendapat laporan, Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat mencari keberadaan nelayan yang dinyatakan hilang tersebut. (**)

Baca Juga  Soal Putusan DKPP, Patricia: Masih Pikir-pikir tapi Ada Kemungkinan PTUN SK