“Ya, ini memang panasnya itu, panasnya itu memang kemaraunya panjang dan panasnya, memang melebihi normal yang ada. Tidak hanya di Indonesia kebakaran hutan terjadi, di Amerika Serikat, di Kanada,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga mencontohkan penanganan kebakaran hutan yang bisa diantisipasinya sejak beberapa tahun terakhir.

“Kita di sini bisa mengendalikan dengan baik. Coba bandingkan dengan 2015 masih lebih jaauh sekali tetapi memang dampak kebakaran itu mengeluarkan asap, dan asapnya kalau kena angin bisa ke mana mana,” tukasnya. (**)

Baca Juga  Banjir Parah di Kudus, 7 Meninggal dan 4.188 Orang Diungsikan