2. Menggunakan Sabun Antibakteri

Salah satu cara mengatasi bau ketiak yang patut untuk dicoba selanjutnya yaitu menggunakan sabun antibakteri. Sabun antibakteri diketahui dapat membunuh bakteri yang menyebabkan keringat berbau secara lebih efektif dibandingkan dengan sabun biasa, sehingga cocok digunakan oleh orang dengan kondisi keringat berlebih.

3. Mengeringkan Badan dengan Handuk Bersih

Setelah mandi, pastikan untuk selalu mengeringkan tubuh dengan handuk bersih, terutama pada area ketiak. Hal ini dikarenakan ketiak yang lembap atau tidak dikeringkan dengan benar berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan bakteri yang dapat menyebabkan ketiak bau.

4. Menggunakan Deodoran atau Antiperspiran

Penggunaan deodoran juga diketahui dapat membantu mengatasi permasalahan bau ketiak. Hal ini dikarenakan deodoran memiliki aroma yang kuat dan kandungannya dapat membuat lingkungan kulit ketiak menjadi lebih asam sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Baca Juga  Apa itu Diet Telur Rebus? Ini Cara Tepat Melakukannya

Di samping deodoran, cara mengatasi bau ketiak yang bisa diterapkan adalah memakai antiperspirant yang mengandung bahan aktif, seperti alumunium klorida. Berbeda dari deodoran, antiperspirant bekerja dengan memblokir aktivitas kelenjar apokrin sehingga dapat mengurangi produksi keringat di ketiak yang dapat menyebabkan bau badan.

5. Memakai Pakaian yang Longgar dan Bersih

Cara menghilangkan bau ketiak yang juga bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari adalah memakai pakaian yang longgar dan bersih. Pastikan pakaian dicuci hingga bersih dan dijemur di bawah sinar matahari untuk menghilangkan bakteri secara efektif.

Bagi seseorang yang mudah berkeringat, direkomendasikan untuk memakai pakaian longgar yang terbuat dari serat alami seperti katun, wol, dan sutra. Dengan begitu, kulit bisa bernapas dan keringat tidak akan mudah menempel di pakaian yang berisiko menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, jangan lupa untuk segera mengganti pakaian yang basah karena keringat agar kulit tidak lembap dan menghindari pertumbuhan bakteri.(Dilansir dari Siloamhospitals.com)

Baca Juga  Membaca Al-Qur’an, Menghidupkan Ramadan