Untuk barang barang lama saat ini, menurut dia, sedang dalam proses penghapusan aset. Seperti barang pecah belah, ranjang dan berbagai furniture.

“Masih dalam tahap penghapusan aset untuk barang barang yang lama. Semua aman disimpan oleh bagian umum,” imbuhnya.

Andi mengatakan selama Mulkan menjabat sebagai kepala daerah pada tahun 2018 sebesar Rp700 juta dianggarkan APBD Kabupaten Bangka untuk merenovasi dan pengadaan furniture hingga diakhir masa periode jabatannya.

“Semuanya habis Rp700 juta untuk rumah dinas bupati Bangka dari 2018-2023. Dan setiap pergantian kepala daerah memang barang barang ini akan selalu diganti yang baru,”ujarnya.

Andi menyayangkan isu yang berkembang perihal hilangnya barang-barang di rumdin bupati tanpa mengkroscek terlebih dahulu kebenaran informasinya.

Baca Juga  Taman Kota Sungailiat Miliki Dua Panggung Hiburan, Begini Fungsinya

“Masalah seperti ini memang kerap terjadi di mana mana setiap pergantian kepala daerah. Tidak hanya di Kabupaten Bangka saja. Hanya saja banyak isu miring yang berkembang di masyarakat tanpa mereka mengetahui kebenaran informasinya,”pungkasnya. (**)