Seiring perjalanan waktu bendungan tersebut juga difungsikan oleh masyarakat sebagai tempat pemandian dan pemancingan. Dengan adanya destinasi wisata tersebut tentunya juga melahirkan sumber-sumber pendapatan baru bagi masyarakat sekitar.

“Tadinya diperuntukkan sebagai sumber air, sekarang menjadi objek wisata baru. Selain itu juga bisa kita lihat ada sentra kuliner di sekitar bendungan bagi para pengunjung atau bagi masyarakat yang hanya sekedar beristirahat sejenak dari perjalanan jauh,” ujarnya.

Menurutnya kreatifitas masyarakat seperti inilah yang perlu terus dikembangkan dalam menciptakan potensi-potensi ataupun sumber-sumber ekonomi kemasyarakatan yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Untuk itu Helmy mendorong masyarakat serta pemuda desa untuk lebih kreatif dalam mengelola dan mengembangkan objek wisata  serta dapat membentuk kelompok usaha kecil yang kemudian didaftarkan ke kantor desa setempat.

Baca Juga  Bazar UMKM Pekan Sehat PT Timah Tbk di Kundur, Omzet Pelaku UMKM Naik Drastis

“Fungsi kelompok ini nantinya apabila ada program pemerintah terkait pembinaan ataupun bantuan bagi kepariwisataan, tentunya kelompok-kelompok yang sudah terdaftar lebih diprioritaskan,” katanya. (**)