Sementara itu, Murni (64) salah satu warga setempat mengatakan kekeringan terjadi selama 3 bulan. Selama itu pula sumur di depan rumahnya sudah tidak mengeluarkan air.

“Ini hitungannya sudah masuk 3 bulan kami kekurangan air bersih. Air pam juga tidak keluar. Kami ini mengharapkan bantuan air bersih seperti inilah. Kami sebetulnya ada sumur cuma airnya asin, makasih sudah ada kayak gini,” ujar Murni.

Hal senada disampaikan oleh Maman (47). Dia mengatakan dengan adanya bantuan air bersih cukup meringankan beban warga. Sebab, ia merasa keberatan jika harus membeli air bersih.

“Kalau satu tank itu harganya lumayan, 80 sampai 100 ribu sekali beli. Cukup lumayan kalau mau setiap hari. Mudah-mudahan lah bantuan air bersih kayak gini ada terus,” kata Maman. (**)

Baca Juga  Tim Singo Tiba, Pencuri di Gudang Timah PT Tinus Lari Kalang Kabut