Masyarakat Sejarah Indonesia Babel Kenang Perjuangan Depati Amir di Haul ke-154, Ini yang Dilakukan
Ketua TP2GD Prov. Kep. Bangka Belitung, dalam mewujudkan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional dari Provinsi Kep. Bangka Belitung.
3. Dato’ Sri H. Emron Pangkapi
Seorang tokoh nasional yang selalu mendorong dan mempermudah terwujudkan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
4. Alm. Panglima Johan Murod,
Beliau adalah provokator dan ujung tombak/corong dalam menyampaikan ide dan gagasan perlunya Pahlawan Nasional dari Bumi Serumpun Sebalai. Sang Provokator ini konsisten mencintai Depati Amir sampai akhir hayatnya.
5. Prof. Dr. Dien Madjid
Guru Besar UIN Hidayatullah Tangerang ini sangat peduli terhadap tokoh Depati Amir. Sejak 2015 bersama Dato’ Akhmad Elvian dan pengurus MSI Kep. Babel melakukan penelitian lapangan, pengumpulan arsip dan penulisan sejarah Depati Amir. Bukti arsip inilah yang menjadi modal kuat pengusulan kembali ketiga kalinya.
6. Keluarga Besar Depati Bahrin.
Keluarga dan keturunan Depati Bahrin, baik di Bangka maupun Kupang.
7. Iwangsa Yudianto
Keahlian desain grafis dimanfaatkan untuk memperkuat karakter kepahlawanan dalam visual foto Depati Amir.
8. Anto Riza
Dengan keterbatasan dana, beliau berkenan membantu menyusun pemberkasan pengusulan Depati Amir yang terdiri dari 7 bagian.
9. Ahmad Wahyudi
Ketua Tim Kampanye Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional dari Kepulauan Bangka Belitung
10. M. Wirtsa Firdaus
Kemampuan komunikasinya telah menjadi penghubung dengan berbagai pihak, sehingga mampu membantu mewujudkan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional dari provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Perayaan Haul Depati Amir ditutup dengan menghadirkan parade sajak pahlawan,
1. Aziz Muhammad Siddiq seorang pelajar kelas 6 MIN Pangkalpinang membawakan puisi Pahlawanku karya Fadhil
2. Eko Hardianto Manajer Pemasaran PLN UP3 Bangka membawakan Puisi Sajak Melayu karya Usman Awang
3. M. Wirtsa Firdaus, tokoh Bangka Belitung yang juga mendapat penghargaan dari MSI Babel membawakan puisi Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufiq Ismail
Ketiganya dipentaskan dengan penuh semangat dan kesungguhan.
Parade sajak ini diharapkan dapat membangkitkan rasa kagum dan kebanggaan masyarakat Bangka Belitung terhadap perjuangan pahlawan nasional.
Sebagai masyarakat Bangka Belitung, mari kita hargai dan kita kenang jasa-jasa pejuang yang telah berjuang untuk membebaskan bumi Pertiwi dari penjajah. Bangsa Yang Besar adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya. (Kulul Sari)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.