“Rencana induk kota pintar digarap selama empat bulan dengan melibatkan instansi pemerintah, swasta, akademis dan pihak pendukung yang lain,” kata dia.

Sebelumnya menurut Tedy, Kabupaten Bangka ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI, menjadi salah satu daerah di Indonesia yang ikut program 100 Smart City.

“Pengembangan kota pintar merupakan terobosan baru dengan memanfaatkan suatu kecanggihan teknologi informasi yang inovatif dan kreatif sehingga diharapkan mampu mengatasi permasalahan sosial yang semakin berkembang serta kompleks,” katanya. (**)

Baca Juga  Soal Dugaan Tipikor ABPDes Balunijuk, Kejari Bangka Segera Gelar Perkara