“Makanya hal ini sedang dipikirkan dan dicari solusinya. Salah satunya yang saya sebutkan tadi bagaimana kekayaan alam ini dapat dioptimalkan, olah dan daya gunakan untuk ekonomi masyarakat tanpa ada masyarakat kita yang jadi korban penegakan hukum,” sebutnya.

Akan tetapi dengan catatan, pihaknya memprioritaskan kepentingan masyarakat Babar khususnya di sekitar lokasi.

“Jadi arah formulanya seperti itu, jangan sampai pula nanti masyarakat kita tidak dapat apa-apa, malah yang luar dapat. Kita bukan masalah kedaerahan atau apa dalam hal ini tapi sewajarnya karena aset potensial itu ada di sini tidak mungkin pula masyarakat kita jadi penonton. Itu yang saya tidak sependapat,” ujarnya.

Terlebih, lanjut dia, banyak masyarakat di sekitar kawasan Tembelok memiliki dasar penambang.

Baca Juga  Peternak Ayam Broiler Masih Minim, Bangka Barat Suplai Kebutuhan dari Luar

“Makanya kemarin penambang sudah saya berikan arahan walaupun tidak banyak yang mendengar, bisa dibilang ke yang lain. Sudah saya tanya juga siap tidak bersabar sembari menunggu legalitasnya ke luar, mereka bilang siap, maka tolong jangan beraktivitas dulu,” bebernya.