“Namun saya berharap sebagai warga negara, penting untuk dipahami bahwa perbedaan itu biasa dan lumrah, namun jangan sampai menjadi pemantik perpecahan, intoleransi dan radikalisme. Karenanya saya berharap kita semua menjadikan Pancasila jadi tameng melalui tindakan kita dalam bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya.

Menurut Suganda semangat ideologi Pancasila ini, telah terbukti kesaktiannya dalam menjaga erat sendi-sendi persatuan bangsa Indonesia.

“Di awal bulan, tepatnya tanggal 1 Oktober kita memperingati Kesaktian Pancasila. Dimana sejarah mencatatkan sebelum tanggal tersebut bangsa ini diuji, dipaksa untuk menggantikan Pancasila sebagai ideologi, Pancasila sebagai pedoman dalam berkehidupan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Semangat persatuan bangsa ini mampu menggagalkannya sehingga sampai sekarang Pancasila tetap menjadi ideologi NKRI,” ujarnya.

Baca Juga  Meriahkan Karnaval, Bawaslu Pangkalpinang Sosialiasi Cegah Pelanggaran Pilkada

Pj Gubernur Suganda juga berpesan kepada mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk senantiasa memperkuat dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kalian memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar untuk mempertahankan dasar negara kita. Mari kita tingkatkan rasa cinta serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap tindakan dan kegiatan sehari hari,” pungkasnya. (**)