Ia juga mengemukakan bahwa operasi pasar ini akan terus dilakukan sehingga masyarakat dapat mengakses bahan-bahan pokok ini dengan harga yang murah.

Ali Imron selaku Kepala Disperindagkop-UKM Bateng menjelaskan operasi pasar ini adalah wujud intervensi dari Pemerintah Daerah di tengah kenaikan harga yang juga untuk mengendalikan inflasi, terutama Bangka Belitung sebagai provinsi dengan angka inflasi tertinggi se-Indonesia.

“Target kita hari ini untuk di Kecamatan Pangkalan Baru adalah sebanyak 2.500 paket yang dimana isi paket tersebut terdiri atas beras premium sebanyak 10 kg, 2 liter minyak goreng premium, serta gula pasir sebanyak 2 kg. Kita harapkan ini dapat membantu masyarakat,” jelas Ali.

Sementara itu, Rosdiana (59) warga Desa Beluluk, mengaku terharu dan merasa terbantu dengan adanya operasi pasar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bateng. Ia mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya karena telah membantu dirinya serta masyarakat Bateng.

Baca Juga  Dinas Perikanan dan Forikan Bateng Bagikan 200 Takjil Berbahan Ikan di Bundaran Koba

“Kami bersyukur dan senang sekali karena sudah dibantu. Di tengah kenaikan harga, pemerintah menunjukkan kepedulian kepada kami sehingga kami dapat beras, gula, dan minyak dengan harga murah. Ke depan semoga terus ada operasi pasar ini, dan dapat menyasar semua. Terima kasih,” ungkapnya dengan penuh bahagia. (Diskominfosta Bangka Tengah)