Pemain asal Sumatera Barat ini memandang Borneo FC cukup tangguh bila bermain di kandang sendiri di Stadion Segiri. Pesut Etam berhasil memenangkan enam dari tujuh laga kandang musim ini. Pertanda tim asuhan Pieter Huistra jago kandang.

Tapi, Teja Paku Alam justru tidak fokus terhadap catatan apik lawan saat ini. Ia justru fokus terhadap persiapan tim sendiri bagaimana menangkal penyerangan lawan. Teja menyebutkan Stefano Lilipaly, pemain yang paling bahaya.

“Semua pemain kita waspadai, (paling waspada) Stefano (Lilipaly). Kekuatan Borneo FC tahun ini bagus sekali. Tapi kalau dari pribadi tidak terlalu memikirkan Borneo FC, mungkin lebih memikirkan tim kita supaya bisa mencuri poin di sana,” harap Teja. (Dilansir dari Ligaindonesiabaru.com)

Baca Juga  Elkan, Ivar, Rafael dan Marselino Sudah Bergabung di Latihan Tim U-23