Menurut Effendi, dalam mediasi antara Ria Wahyuni (30) tenaga PPPK yang selalu merasa dapat perundungan dari Yulian (40), pihaknya sudah mendengarkan cerita dari keduanya dalam mediasi bersama Pengawas dan Penilik Dinas Pendidikan.

“Setelah mediasi ini memang telah terjadi perselisihan antar mereka berdua, namun persoalannya adalah miskomunikasi saat kegiatan di sekolah dan kami tidak membenarkan juga tidak menyalahkan pihak manapun,” ujarnya.

Beberapa faktor yang membuat terjadi miskomunikasi karena mungkin memang sejak lama mereka bersama di satu sekolah, sehingga ada yang merasa kelelahan karena banyak siswa jadi membuat nada bicara tinggi.

“Untuk mengkondusifkan persoalan ini, salah satu kebijakan kami untuk ibu Ria kami izinkan istirahat selama tiga hari untuk menenangkan diri, dan ibu Yulian tetap mengajar di sekolah, namun berjanji untuk tidak lagi mengulangi kesalahan. Hal ini akan kita buatkan dalam surat pernyataan,” tutup Effendi.*

Baca Juga  121 Regu dan 18 Marching Band Meriahkan Pawai Bari Berbaris di Pangkalpinang