“Karena sudah malam jadi warga membersihkan sendiri puing-puing atap yang hilang. Belum ada data validnya. Rencana besok (Minggu-red) kita data,” ujarnya.

Ruslan menambahkan, akibat peristiwa itu, menyebabkan seorang manula yang shock. Bagian atap rumah nenek tersebut hilang sebanyak 4 keping atap seng.

“Sudah kita bantu dan bersih-bersih. Dan sudah kita bantu korbannya untuk istirahat. Karena memang sudah tua juga. Jadi dia kaget lihat atapnya terbang,” imbuhnya.

Ruslan menambahkan, hingga tadi malam ini belum ada pihak BPBD Bangka yang turun ke lokasi kejadian. (**)

Baca Juga  Angin Puting Beliung Mendominasi Musibah di Bangka Selama 2022