di sisi lain, kata Hefy, sebagai bentuk dukungan, Pemda memberikan insentif bagi ustaz maupun ustazah yang mengajar di TPA atau pesantren.

“Pesan saya kepada santri, agar selalu memperdalam ilmu agama, semangat selalu, dan bisa diamalkan nantinya di masyarakat,” pungkas Hepi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana HPN 2023 Ustaz Fadilah Hasan mengatakan, peringatan HSN ini dilakukan setiap tahun tetapi memang pada tahun 2023 ini rangkaiannya di pisah per kecamatan.

“Adapun rangkaiannya, yakni dimulai dari ziarah ke makam ulama, khatam Quran sebanyak 40 santri, dan semalam pembacaan 1 Milyar pembacaan shalawat nariyah se-Indonesia,” tuturnya.

Hari santri ini dulu sebenarnya ditetapkan bersamaan dengan 1 Muharram, tetapi karena 1 Muharram itu merupakan milik bersama bukan santri saja, akhirnya hari santri ditetapkan pada 22 Oktober pertama kalinya tahun 2015 oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga  Ternyata Begini Modus Cucu Pengusaha Timah di Toboali Setubuhi Anak di Bawah Umur

Upacara tersebut dihadiri oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan, Hepi Nuranda, Kasi Pidsus Kejari Bangka Selatan, Zulkarnain Harahap, Perwakilan Polres Bangka Selatan, Kepala Kemenag Bangka Selatan, Jamaludin, Perwakilan Kodim 0432/Bangka Selatan, beberapa Kepala OPD Pemkab Bangka Selatan serta tamu undangan lainnya.