Tahun ini konvensi bersama JCP mengusung tema “Transisi energi dan mineral untuk kelestarian lingkungan sumber daya Indonesia” yang hasilnya nanti untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa dan negara.

“Tema tahun ini transisi energi yang didalamnya ada trilema dalam mengelola transisi energi karena ada dampak untuk ekonomi dan sustainability dengan memaksimalkan SDA yang masih ada di Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, Joint Convention sebelumnya digelar di Malang, Balik papan, Bandung Jawa Barat dan Yogyakarta, pastinya di pulau-pulau yang ada relevansinya. Dan tahun ini sengaja digelar di Bangka karena identik dengan tambang dan geologinya serta potensi wisata Babel bisa dikembangkan.

Selain itu, dijelaskan dia, Pulau Bangka juga identik dengan sumber daya mineral yang ke depan nanti sumber energi thorium itu bersumber dari Bangka.

Baca Juga  Puluhan Anak Muda Babel Terbantu Bisa Kuliah Berkat Perjuangan Rudianto Tjen

“Kenapa pilih di Bangka karena identik dengan sumber daya mineral yang orang luar lebih paham bahwa ada sumber daya yang lebih berpotensi dari energi thorium kedepan menggantikan fosil untuk tenaga nuklir,” ujarnya. (**)