Adapun untuk Belanja Daerah dalam Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2024 disepakati sebesar 1 triliun 73 miliar rupiah atau berkurang 1,79 persen dibandingkan dengan belanja daerah pada tahun sebelumnya sebesar 1 triliun 92 miliar rupiah.

Sementara itu, dijelaskan Algafry untuk Pembiayaan Daerah ditargetkan 93,5 miliar rupiah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran pembiayaan tidak dianggarkan atau nol rupiah.

“Dari uraian tersebut, maka perhitungan APBD tahun anggaran 2024 mengalami defisit sebesar 145,7 miliar rupiah. Kekurangan ini akan kita tutup dengan cara menambah sumber pendapatan, menambah sumber pembiayaan, dan melakukan rasionalisasi belanja berdasar skala prioritas,” ucapnya.

Menanggapi nota kesepakatan yang telah disepakati tersebut, Ketua DPRD Bateng, Me Hoa berharap penyusunan APBD Tahun Anggaran 2024 yang dirancang dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga  Baznas Bateng Gelar Pasar Sembako Murah, Warga Tebus Paket Rp100 Ribu

“Kita harap rencana pembangunan yang ada dapat terlaksana dengan dan anggaran pada APBD 2024 berjalan efektif dan mampu mengena ke masyarakat sehingga tepat sasaran,” katanya. (Diskominfosta Bangka Tengah)