“Pendidikan TPA dan Pondok Pesantren di Kabupaten Bangka Tengah ini terus berkembang. Bahkan sekarang sudah banyak pondok pesantren yang sudah mandiri. Inilah yang dapat kita lihat cikal bakal anak-anak Bangka Tengah bisa berkembang dan mengenal tentang agama Islam,” tegas Bang Ayi sapaan akrabnya.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada BKPRMI yang selalu menggelar munaqosyah dengan melahirkan para santri dan santriwati yang bisa membaca Alquran dengan lantang bahkan menjadi hafizh dan hafizhah.

“Saya sangat bersyukur di Bangka Tengah ini bisa menemukan bakat yang luar biasa dalam mempelajari agama Islam. Kita juga selalu memberikan dukungan kepada pesantren yang ada di Bangka Tengah dan BKPRMI dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan serta program mereka di dalam membumikan Alquran maupun ilmu-ilmu tauhid ini,” ucapnya.

Baca Juga  Begini pesan Bupati Algafry di Peringatan Hari Ibu Tahun 2023

Saat di temui M. Arman (40), ayah dari Paradelita mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Bupati dan BKPRMI.

“Kami sebagai orang tua merasa senang, bangga serta mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan BKPRMI atas hadiah umrah yang diberikan kepada putra dan putri kami, semoga ini bisa memberikan motivasi kepada para anak-anak yang lainnya agar ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.

Dirinya juga berharap kedepannya akan lebih banyak lagi tempat-tempat mengaji untuk anak-anak Bangka Tengah.

“Kita harapkan lebih banyak lagi forum-forum pengajian, seperti guru ngaji tikar tempat untuk anak-anak belajar Alquran dan pengajian tahfidz, kita juga berharap para guru yang mengajar para santri-santri ini juga bisa diberikan apresiasi,” harap M. Arman. (Diskominfosta Bangka Tengah)

Baca Juga  Warga Desa Beriga Pertanyakan Tindaklanjut Surat Penolakan PIP, Begini Tanggapan Pemkab Bateng