Memasuki Musim Hujan, Dinkes Babar Imbau Masyarakat Waspada DBD
“Jadi kita harus mulai menerapkan 3 M atau menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia,” katanya.
“Karena hujan mulai rutin turun setiap hari saat ini dan terjangkit DBD sangat potensial. Kalau kita tidak antisipasi, ya nanti takutnya ada korban yang terkena. Bila tidak cepat ditangani bisa berakibat fatal kematian,” ujarnya.
“Sepanjang tahun 2023 ini saja sudah 5 kasus kematian akibat DBD. Makanya kita antisipasi ini jangan sampai ada lagi sampai akhir tahun 2024 mendatang. Selain imbauan kita juga akan kerja sama dengan lintas sektor untuk antisipasi DBD ini,” ungkapnya.
Nanti, bersama para stakeholder, dinas kesehatan dan jajaran akan melakukan pemberantasan dan memastikan jentik nyamuk tidak ada. Ini akan dilakukan secara intens di seluruh wilayah baik di lingkungan pemukiman masyarakat dan lingkungan sekolah.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.