Berdasarkan kategori merchant atau pedagang, Babel didominasi oleh Usaha Mikro dengan jumlah merchant QRIS mencapai 84.564 dengan pangsa 58,90 persen dari total merchant QRIS.

Kemudian oleh merchant Usaha Kecil dan Usaha Menengah masing-masing sebesar 32.040 (pangsa 22,32 persen) dan 22.899 (pangsa15,95 persen).

Sejalan dengan hal tersebut, transaksi QRIS juga didominasi oleh Usaha Mikro mencapai Rp34,57 miliar dengan pangsa 34,32 persen dari total transaksi.

“Diikuti oleh Usaha Menengah dan Usaha Kecil masing-masing sebesar Rp28,11 miliar (pangsa 27,90 persen) dan Rp22,67 miliar (pangsa 22,50 persen). Kondisi tersebut mencerminkan bahwa perkembangan digitalisasi juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro dan kecil, tidak hanya bagi pelaku usaha menengah dan besar,” tuturnya.

Baca Juga  Anak Durhaka! Residivis di Pangkalpinang Tega Aniaya Ibu Kandung

Selanjutnya, untuk memastikan keberlanjutan penyelenggaraan layanan transaksi pembayaran, Bank Indonesia telah menyesuaikan MDR QRIS pelaku Usaha Mikro sebesar 0,3 persen untuk nominal transaksi di atas Rp100 ribu. Namun, untuk transaksi QRIS bagi pelaku Usaha Mikro yang di bawah Rp100 ribu MDR QRIS tetap sebesar 0 persen.