“Untuk itu kita masih melakukan pengiritan, untuk rusak total belum bisa dilakukan pergantian, tetapi untuk yang pulsa tokennya habis kita prioritaskan dulu wilayah yang urgen dan jalan protokol,” katanya.

Namun kata dia, pihaknya masih berharap di bulan November ini dapat suntikan melalui anggaran perubahan untuk perbaikan PJU secara bertahap.

“InsyaAllah informasinya di awal November ini, karena memang anggaran induk kita masih tersisa Rp40 juta yang mungkin hanya bisa bertahan beberapa minggu saja,” ucapnya.

Saparudin menambahkan, untuk bisa membuat terang seluruh wilayah di Kabupaten Bangka ini, anggaran yang dikeluarkan untuk biaya pulsa token PJU setiap bulannya mencapai Rp400 juta dengan jumlah 7000 titik lampu.(**)

Baca Juga  KPU Bangka: Besok Batas Akhir Perbaikan Dokumen Bacaleg