“Penilaian secara khusus tidak ada, tetapi mungkin nanti dalam kunjungan akan menyampaikan apa yang harus diperbaiki oleh jajaran,” kata Mas Hushendar.

Sementara itu, Muhammad Syarifuddin kepada awak media belum berkomentar banyak terkait kedatangannya ke Babel.

“Kedatangan saya untuk melepas Kepala PT Babel yang masuk purna bakti, sekaligus memberi pembinaan untuk aparat peradilan,” ujarnya. (**)

Baca Juga  Mantan Dirut BPRS Babel Ditahan Kejati, Terseret Tipikor Pinjaman Modal Mentok, Kerugian Capai Rp7 M