Riandi menyebut, golput berefek buruk bagi Bangsa Indonesia. Ketika golput terjadi, sebagai anak muda yang telah diberikan ruang seluas-luasnya di negara demokrasi ini malah tidak mau menyampaikan ide, gagasan dan harapan kepada pemimpin ke depan.

“Saat ini secara demokrasi pemuda di kita sudah ambil bagian. Berdasarkan survei, keikutsertaan pemuda pada pesta demokrasi bahkan sampai mencapai 40 persen dari total peserta kontestasi politik di Babar itu diisi oleh anak muda. Ini sudah baik untuk kemajuan daerah mulai 2024,” katanya.

Riandi menegaskan dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, pemuda harus ambil bagian untuk menyalurkan segala idealisme. Dan menyampaikan segala pendapat di ruang-ruang yang benar seperti halnya mengikuti kontestasi politik. (**)

Baca Juga  Dokter Spesialis Kurang, Begini Langkah RSUD Sejiran Setason Mengatasinya