Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI) total transaksi E-Commerce di Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif.

Sepanjang tahun 2022, total nilai transaksi E-Commerce mencapai Rp 476,3 triliun, atau naik 18,78 persen dari periode sama tahun sebelumnya.

Transaksi ekonomi dan keuangan digital memang semakin  digandrungi dan makin meluas ke berbagai lapisan masyarakat, bahkan  menjadi preferensi serta kebiasaan baru.

“Kehadiran E-Commerce tidak hanya memberi andil dalam merubah pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat, namun juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi individu-individu untuk menjadi enterpreneur yang ke depannya diharapkan dapat memperluas lapangan pekerjaan,” pungkasnya.

Baca Juga  Gelar Rapim, Safrizal Ingatkan Kepala OPD Soal Serapan Anggaran