“Sebetulnya tidak terlalu berpengaruh juga ke sana sepanjang masyarakatnya memiliki kemauan untuk bersih-bersih lingkungan sebetulnya mau musim hujan maupun kemarau tidak ada masalah. Hanya saja lebih potensial dimasa penghujan,” ucapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Rangkuti mengatakan sejumlah langkah telah diambil. Di antaranya gencar melakukan penyuluhan melalui posyandu, kemudian penyebaran video-video edukasi dan juga turun ke sekolah.

“Kami meminta masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan seperti menerapkan 3 M atau menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti,” ungkapnya. (**)

Baca Juga  Memasuki Musim Hujan, Dinkes Babar Imbau Masyarakat Waspada DBD