Namun, posisi tidur ini tidak dianjurkan bila usia kandungan sudah lebih dari 28 minggu karena bisa menyebabkan Bumil mengalami sakit punggung.

Selain itu, tidur telentang saat hamil juga dapat membuat rahim menekan pembuluh darah vena sehingga aliran darah kembali ke jantung berkurang.

Akibatnya, aliran darah yang dialirkan ke rahim pun ikut berkurang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko bayi kekurangan oksigen bahkan bayi meninggal dalam kandungan.

2. Tidur miring ke kiri

Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil dan sangat disarankan untuk semua usia kehamilan adalah posisi miring ke kiri. Selain membuat Bumil merasa lebih nyaman, posisi ini mampu mengurangi tekanan pada liver dan ginjal yang berada di perut sebelah kanan.

Baca Juga  5 Cara yang Dilakukan Remaja Untuk Menghindari Penyalahgunaan Narkoba

Tidur menghadap ke kiri juga akan memperlancar sirkulasi darah ke jantung, ginjal, dan terutama rahim. Dengan demikian, oksigen dan nutrisi yang diperlukan janin untuk membantu perkembangannya pun dapat disalurkan dengan optimal.

3. Tidur miring ke kanan

Sebagian orang percaya bahwa tidur miring ke kanan saat hamil bisa menekan pembuluh darah yang menyuplai darah ke rahim.

Kondisi ini diketahui dapat membahayakan janin dan Bumil. Padahal, tidur miring ke kanan juga merupakan posisi tidur yang baik untuk ibu hamil.

Tidur miring ke kanan tidak memengaruhi kandungan. Bahkan, posisi ini juga bisa memperlancar aliran darah Bumil dan janin. Selain itu, posisi tidur ini juga bisa dijadikan alternatif saat Bumil merasa pegal karena terus-menerus tidur miring ke kiri

Baca Juga  Manfaat Bayam Untuk Ibu Hamil Dapat Cegah Sembelit

Hanya saja, Bumil sebaiknya tidak berbaring menyamping ke kanan terlalu lama supaya rahim tidak menekan organ hati dan menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut sebelah kanan.(Dilansir dari Alodokter.com)