Berbeda dengan panic attack, pengidap anxiety disorder biasanya sudah mengetahui apa saja faktor yang dapat menimbulkan kecemasan, misalnya seperti fobia keramaian (enochlophobia) atau fobia ruang sempit (claustrophobia). Oleh karena itu, penderita anxiety disorder akan selalu mencoba menghindari tempat atau situasi yang dapat memicu kecemasannya tersebut.

3. Dari Gejalanya

Meski terdapat sejumlah gejala yang serupa, seperti sesak napas, tremor, keringat dingin, hingga nyeri dada, panic attack dan anxiety disorder memiliki beberapa gejala lain yang berbeda. Pada anxiety disorder, beberapa gejala yang umum terjadi adalah insomnia, nyeri otot, dan rasa sensitif berlebihan terhadap apa pun yang dianggap berpotensi membahayakan diri.

Di sisi lain, terdapat sejumlah gejala panic attack yang biasanya tidak dialami oleh penderita anxiety disorder, misalnya seperti rasa takut berlebihan terhadap sesuatu yang seolah-olah dapat membahayakan jiwa, merasa kehilangan kendali dalam melakukan sesuatu, serta derealisasi dan depersonalisasi, yaitu kondisi ketika seseorang merasa jiwanya terpisah dari tubuh dan lingkungan sekitar.

Baca Juga  Tayang 2 Maret 2023 Film "Kembang Api", Memiliki Pesan Mental Health

4. Dari Cara Mengatasinya

Perbedaan panic attack dan anxiety disorder juga dapat dilihat dari cara mengatasinya. Umumnya, panic attack dapat diredakan dengan mengontrol dan mengambil kendali atas pikiran dan perasaan sendiri. Hal tersebut dapat dilakukan melalui cara berikut ini:

●Berhenti beraktivitas sejenak.
●Mengamati pikiran dan gejala yang dirasakan.

Melakukan relaksasi otot dan mengatur pernapasan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan metode 5-4-3-2-1, yaitu mencari dan mengamati 5 objek di sekitar, mendengarkan 4 suara yang berbeda, menyentuh 3 objek, mengidentifikasi 2 bau-bauan yang berbeda, serta mencicipi dan mengenali 1 rasa makanan/minuman.

Sementara itu, terdapat sejumlah metode pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi anxiety disorder secara keseluruhan, di antaranya adalah:

Baca Juga  Terkena PHK 4 Hal Yang Perlu Dilakukan Untuk Menjaga Kesehatan Mental

●Psikoterapi, seperti cognitive behavioral therapy (CBT) untuk membantu memahami, mengubah pola pikir, serta menangani gejala anxiety disorder.
●Konsumsi obat-obatan, seperti obat penenang dan antidepresan untuk membantu meredakan gejala anxiety disorder.
●Penerapan pola hidup sehat, seperti istirahat yang cukup, rutin berolahraga, tidak merokok dan mengonsumsi alkohol, membatasi konsumsi kafein, serta melakukan meditasi.

(Dilansir dari Siloamhospitals.com)