Pemda, tambah dia, menyambut baik kehadiran Vihara Sempurna Maitreya di Kota Mentok. Pihaknya telah melakukan advokasi mengenai urusan perizinan vihara tersebut dengan memfasilitasi dan mempermudah. Juga yang berkaitan administrasi.

“Karena memang ada persoalan di sini berkaitan hak waris dan sebagainya. Ke depan, sesuai aturan permendagri, kami siap membantu pembangunan vihara ini melalui dana hibah, tetapi sesuai aturan yang berlaku. Mereka harus siapkan proposal,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan kehadiran Vihara Sempurna Maitreya ini jadi momentum dalam memperkuat persatuan dan kesatuan antar umat beragama. Demi mewujudkan cita-cita daerah menjadi kabupaten maju, unggul dan berdaya saing di masa mendatang.

Sementara, Ketua DPRD Babar Marudur Saragih mengapresiasi inisiatif Umat Buddha di Babar dalam mendirikan vihara. Ini menandakan bahwa Negeri Sejiran Setason kabupaten yang mendukung semua agama dalam memiliki tempat peribadatan sendiri.

Baca Juga  Sukirman Ajak Masyarakat Indonesia Cicipi Durian Namlung dan Klamunod Bangka Barat

“Pemda sudah memberikan dukungan yang baik melalui fasilitator perizinan, untuk pembangunannya, begitu pun kami. Kami juga nanti akan berkoordinasi dengan panitia pembangunan, mungkin kami bisa membantu dalam dukungan,” katanya.

Dia berharap, dengan adanya vihara ini dapat memberikan keleluasaan umat Buddha dalam menjalankan ibadah di Kota Mentok.(**)