Sekitar pukul 16.00 WIB, jasad Acoi dibawa ke kamar Jenazah RSUD Depati Bahrin Sungailiat untuk dilakukan visum luar.

Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP. Ogan Teguh Imani, SIK mengatakan dari hasil visum at rapertum atau cek fisik luar yang dilakukan dokter forensik RSUD Depati Bahrin Sungailiat, dr. Dadan Rusmanjaya, SP. FM, korban Acoi meninggal dunia dikarenakan sakit.

“Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter memperkirakan korban meninggal dikarenakan sakit,” jelas AKP. Ogan kepada timelines.id Senin (6/11/2023).

Diduga Acoi sudah meninggal dunia 3 hari sebelum jasadnya ditemukan warga di pinggir pantai. Kata Ogan, kondisi jasad korban sudah mengeluarkan bau, bagian kulitnya terkelupas dan mengeluarkan cairan.

Baca Juga  Seorang Remaja di Sungailiat Dikabarkan Nyaris Jadi Korban Pembegalan

Pukul 17.30 WIB usai dilakukan visum jasad Acoi dimakamkan di Pemakaman Lingkungan Hakok Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan kematian Acoi,” jelasnya.(east)