“Alhamdulillah, hari ini kita kembali mendapatkan apresiasi dan penghargaan oleh Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan. Dan ternyata nilai inipun merupakan merupakan nilai tertinggi dari 34 daerah yang menerima insentif. Kinerja ini tentu merupakan hasil kolaborasi semua pihak terkait. Oleh karena itu, apresiasi dan penghargaan ini juga saya dedikasikan untuk semua pihak,” ujar Riza.

Menurutnya, pengendalian inflasi daerah merupakan salah satu program strategis yang secara kontinyu diterapkan dan dievaluasi.

“Ini penting karena inflasi yang tinggi akan menyebabkan pendapatan masyarakat tergerus,” katanya.

Ia menjelaskan, berbagai program pengendalian inflasi yang sudah kita lakukan antara lain gerakan memanfaatkan pekarangan untuk budidaya cabai dan sayuran, bazar sembako bersubsidi yang rutin saat kegiatan AIK BAKUNG, operasi pasar Disperindag, subsidi ongkir produk UKM, bantuan UKM dan termasuk menjaga suplai stok barang kebutuhan masyarakat, terutama pada momen hari hari besar.

Baca Juga  Inovasi dan Keberhasilan Ungkap Kasus, Personel Polres Babar Diganjar Penghargaan

“Selain itu, kita juga melakukan sosialisasi belanja cerdas kepada masyarakat agar tidak melakukan aksi borong menjelang hari raya. Nah, keseluruhan kegiatan tersebut berjalan cukup efektif dan alhamdulillah kinerja seperti ini mendapatkan penghargaan dari Kemendagri dan Kemenkeu,” tutup Riza.