Runaidi juga berharap semoga Maskapai Super Air Jet dapat memberi penerbangan yang aman dan lancar di Babel dan kedepannya semakin berkibar menjelajahi nusantara.

Sementara, General Manager Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Muhammad Adiwiyatno engatakan tarif penerbangan menjadi salah satu penyebab tingginya inflasi di Kepulauan Babel. Sehingga AP II Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang bersama Pemprov Babel berkolaborasi menekan angka inflasi tersebut dengan menambah jumlah maskapai atau rute penerbangan.

“Upaya yang dilakukan oleh AP II Bandara Depati Amir dalam mengendalikan inflasi adalah menambah frekuensi rute penerbangan agar harga tiket relatif terjangkau dan tidak terlalu tinggi. Dengan adanya Super Air Jet maka rute penerbangan di Bandara Depati Amir mencapai 10-11 kali penerbangan dan target pengunjung atau penumpang di Bandara Depati Amir dapat tercapai. Kami hanya bisa menambah frekuensi saja. Jadi dalam satu hari kita ada 10-11 penerbangan, Lion Air 4 kali, Super Air Jet 3 kali, Garuda 1 kali dan Citilink 1-2 kali,” katanya. (**)

Baca Juga  Rapim Bersama Pejabat Eselon II, Pj Gubernur Babel Bahas Tiga Program Prioritas