Menurut Adiwiyanto upaya yang dilakukan oleh AP II Bandsra Depati Amir dalam mengendalikan inflasi adalah menambah frekuensi rute penerbangan agar harga tiket relatif terjangkau dan tidak terlalu tinggi, karena sebelumnya harga tiket yang mencapai Rp 1,2 juta, sekarang bisa di Rp 700-800 ribuan saja.

Dengan adanya Super Air Jet maka rute penerbangan di Bandara Depati Amir mencapai 10-11 kali penerbangan dan target pengunjung atau penumpang di Bandara Depati Amir dapat tercapai.

“Kami hanya bisa menambah frekuensi saja. Jadi dalam satu hari kita ada 10-11 penerbangan, Lion Air 4 kali, Super Air Jet 3 kali, Garuda 1 kali dan Citilink 1-2 kali,” ujarnya.*

Baca Juga  Klaim Maksimal Atasi Penanganan Lingkungan, Pemkot Pangkalpinang Optimis Raih penghargaan nasional Nirwasita Tantra 2022