“Penambang di sekitar mengatakan sempat melihat korban datang berkeliling dan bersalam-salaman dengan penambang dan kemudian tidak mengetahui lagi keberadaan korban,”katanya.

Hingga malam hari rekan rekan korban masih berupaya mencari keberadaan korban. Pukul 12.00 WIB korban ditemukan meninggal dunia warga sekitar di Perairan Laut Batu Ampar Desa Penagan.

Jenazah Ashar pun langsung dilakukan evakuasi ke daratan dan dimasukan dalam kantong jenazah milik Basarnas.

“Usai dievakuasi jasad korban langsung di bawa ke rumah keluarganya di Sungailiat menggunakan mobil Carry Pick Up milik keluarga korban,”kata mantan Kapolsek Pemali ini.

Dia menambahkan, ketika hendak dilakukan autopsi keluarga korban menolak. Pihak keluarga sempat diberikan penjelasan mengenai penyelidikan penyebab kematian korban oleh Bhabinkamtibmas Penagan, namun pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian Ashar.(**)

Baca Juga  Begini Pesan Ketua Bawaslu Babel pada Pemilih Pemula jelang Pemilu 2024